Provided by: login_4.1.4.1-1ubuntu2_i386 bug

NAME

       login - masuk ke system

SYNOPSIS

       login [ name ]
       login -p
       login -h hostname
       login -f name

PENJELASAN

       login  digunakan  ketika  hendak masuk ke sebuah system.  Ia juga dapat
       digunakan untuk berpindah dari satu user ke  user  lainnya  kapan  saja
       (shell-shell  yang modern mendukung kemampuan ini).  Jika tidak diikuti
       oleh sebuah argumen login system akan menanyakan nama user/username.

       Jika user tersebut bukan root, dan jika terdapat file /etc/nologin  isi
       file  tersebut  akan  tercetak  di  layar,  kemudian  login dihentikan.
       Biasanya ini  dilakukan  untuk  mencegah  login  ketika  system  sedang
       dimatikan.

       Jika  terdapat pembatasan akses tertentu pada user sebagaimana terdapat
       di /etc/usertty, hal tersebut harus dipenuhi, atau login  akan  ditolak
       dan  pesan  syslog  akan  dibuat.   Lihat  section pada "Special Access
       Restrictions".

       Jika user adalah root,  maka  login  harus  dijalankan  pada  tty  yang
       terdapat  di  /etc/securetty.   Kegagalan akan dicatat pada log melalui
       fasilitas syslog .

       Setelah kondisi-kondisi tersebut dicek,  anda  akan  dimintai  password
       untuk kemudian dicek (jika ada password untuk username tersebut).  Anda
       dapat mencoba  sepuluh  kali  sebelum  login  dimatikan,  tapi  setelah
       kegagalan  yang  ketiga,  respon  yang  diberikan  akan  sangat lamban.
       Kegagalan login akan dilaporkan melalui fasilitas syslog  .   Fasilitas
       ini juga dapat digunakan untuk melaporkan login yang berhasil.

       Jika file .hushlogin ditemukan,  maka login secara "quiet" dilaksanakan
       (hal ini menonaktifkan pengecekan  mail  dan  tidak  menampilkan  waktu
       login  terakhir  dan  pesan  yang  ada  untuk  hari  itu).  Namun, jika
       terdapat file /var/log/lastlog , waktu login terakhir akan  ditampilkan
       (dan kegiatan login yang sekarang akan dicatat).

       Kegiatan  administratif secara acak, seperti mengeset UID dan GID untuk
       tty akan dilakukan.  Variabel environment TERM dibuatkan, jika ia sudah
       ada   (variabel   environment   lain  akan  dibuatkan  jika  option  -p
       digunakan).  Kemudian variable environment  HOME,  PATH,  SHELL,  TERM,
       MAIL    dan    LOGNAME    ditetapkan.    Default    PATH   merujuk   ke
       /usr/local/bin:/bin:/usr/bin:.     untuk    user    biasa,    dan    ke
       /sbin:/bin:/usr/sbin:/usr/bin  untuk  root.   Terakhir, jika login yang
       sedang dilakukan bukan login "quiet", pesan hari ini  akan  ditampilkan
       dan  file  dengan  nama yang sama dengan user pada /usr/spool/mail akan
       diperiksa, dan sebuah pesan ditampilkan jika besar file tersebut  tidak
       nol.

       Kemudian,  shell  untuk  user  berjalan.   Jika  shell untuk user tidak
       ditentukan pada /etc/passwd, maka akan digunakan  /bin/sh  /etc/passwd,
       maka / digunakan (home directiry diperiksa pada file .hushlogin seperti
       dijelaskan sebelumnya).

OPTION

       -f     Used to skip a second login authentication.   This  specifically
              does  Digunakan  untuk  melewatkan pengecekan tahap kedua ketika
              login.  Biasanya tidak berjalan untuk,  dan  kelihatannya  tidak
              dapat berjalan dengan baik pada Linux.

       -h     Digunakan  oleh  server  lain  (misalnya telnetd(8)) to pass the
              name of the remote host to untuk  melewatkan  nama  remote  host
              ketika  login  sehingga  dapat  ditempatkan  pada utmp dan wtmp.
              HAnya superuser yang dapat menggunakan option ini.

       -p     digunakan oleh getty(8) untuk memberi  tahu  bahwa  login  tidak
              mengubah environment

PEMBATASAN AKSES TERTENTU/SPECIAL ACCESS RESTRICTIONS

       File  /etc/securetty  mencatat  nama-nama  tty dimana root boleh login.
       Nama device tty yang tidak berawalan /dev/ harus ditentukan pada setiap
       barisnya.   Jika file tersebut tidak ditemukan, root boleh login di tty
       mana saja.

       File /etc/usertty Menentukan tambahan batasan akses tertentu untuk user
       tertentu.   Jika  file  ini  tidak  ditemukan, tak ada tambahan batasan
       akses yang diterapkan.  File ini terdiri  dari  beberapa  bagian.   Ada
       tiga  bagian  yang  mungkin  ada  :  CLASSES, GROUPS dan USERS.  Bagian
       CLASSES mendefinisikan kelas tty dan  pola  nama  host,  bagian  GROUPS
       mendefinisikan  tty  dan  nama  host yang diperbolehkan berdasarkan per
       group, dan bagian USERS mendefinisikan tty dan host yang  diperbolehkan
       berdasarkan per user.

       Panjang setiap baris pada file ini tidak boleh lebih dari 255 karakter.
       Komentar diawali oleh karakter # yang berlaku hingga akhir baris.

   Bagian CLASSES
       Bagian CLASSES dimulai dengan kata CLASSES pada baris awal dalam  huruf
       besar semua.  Setiap baris berikutnya hingga permulaan bagian baru atau
       akhir file terdiri dari urutan kata-kata yang dipisahkan oleh tab  atau
       spasi.  Tiap baris mendefinisikan kelas tty dan pola host.

       Kata  yang  terdapat  pada  awal  baris dijadikan sebuah definisi untuk
       sekumpulan nama untuk tty dan pola  host  yang  ditentukan  pada  akhir
       baris.    Kumpulan   nama  ini  dapat  digunakan  untuk  bagian  GROUPS
       berikutnya atau bagian USERS.  Nama  kelas  tidak  boleh  didefinisikan
       sebagai  bagian  dari  sebuah  kelas  untuk  menghindari  masalah kelas
       rekursif.

       Contoh bagian CLASSES:

       CLASSES
       myclass1       tty1 tty2
       myclass2       tty3 @.foo.com

       File di atas mendefinisikan myclass1 dan myclass2 sebagai sebelah kanan
       yang saling berhubungan.

   Bagian GROUPS
       Bagian   GROUPS   mendefinisikan   tty   dan  host  yang  diperbolehkan
       berdasarkan per group UNIX.  Jika seorang user  adalah  anggota  sebuah
       group   menurut  /etc/passwd  dan  /etc/group  dan  jika  sebuah  group
       disebutkan pada bagian GROUPS di /etc/usertty maka user diberikan akses
       jika memang itu group-nya.

       Bagian  GROUPS  diawali  oleh  kata GROUPS dalam huruf besar semua pada
       permulaan baris dan tiap baris selanjutnya merupakan  urutan  kata-kata
       yang  dipisahkan  oleh  spasi atau tab.  Kata pertama pada sebuah baris
       adalah nama group dan sisanya menentukan tty dan  host  dimana  anggota
       group   tersebut   boleh   mendapatkan   akses.   Ketentuan  ini  dapat
       mengikutsertakan kelas yang telah  didefinisikan  pada  bagian  CLASSES
       sebelumnya.

       Contoh bagian GROUPS

       GROUPS
       sys       tty1 @.bar.edu
       stud      myclass1 tty4

       Contoh  ini  menentukan  bahwa anggota group sys boleh log in pada tty1
       dan dari host-host  yang  terdapat  pada  domain  bar.edu.   User  yang
       terdapat  pada  group  stud  boleh  log  in dari host-host/tty-tty yang
       ditentukan pada kelas myclass1 atau dari tty4

   Bagian USERS
       Bagian USERS dimulai dengan kata USERS dalam  huruf  besar  semua  pada
       awal  baris,  dan  tiap  baris  berikutnya adalah urutan kata-kata yang
       dipisahkan oleh tab atau spasi.  Kata pertama pada sebuah baris  adalah
       username  dan  sisanya  merupakan  definisi tentang tty dan host tempat
       user  boleh  log  in.   Ketentuan  ini  dapat  melibatkan  kelas   yang
       didefinisikan  pada bagian CLASSES sebelumnya dan.  Jika tak ada header
       bagian yang tercantum pada awal file, bagian  pertama  secara  defaults
       adalah bagian USERS.

       Contoh penggunaan bagian USERS:

       USERS
       zacho          tty1 @130.225.16.0/255.255.255.0
       blue      tty3 myclass2

       KEtentuan  ini  mengizinkan  zacho hanya boleh login pada tty1 dan dari
       host-host  yang  alamat  IP-nya  terletak  di  kisaran  130.225.16.0  -
       130.225.16.255,  dan  user  bernama blue boleh log in dari tty3 dan apa
       saja yang disebutkan pada kelas myclass2.

       Mungkin terdapat sebuah baris pada bagian  USERS  yang  dimulai  dengan
       sebuah  username  bernama  *.   Ini  adalah  aturan default dan ia akan
       diterapkan pada user yang tidak tercantum pada baris-baris definisi.

       Jika user ditemukan pada baris USERS  dan  GROUPS  maka  user  tersebut
       boleh  mengakses  dari gabungan tty/host yang disebutkan pada ketentuan
       tersebut.

   Origins
       Ketentuan mengenai tty dan pola host yang digunakan  sebagai  ketentuan
       pada kelas, group dan user disebut origin.  Sebuah origin bisa memiliki
       format berikut:

       o      Nama sebuah device tty tanpa awalan /dev/, contohnya  tty1  atau
              ttyS0.

       o      String  @localhost,  artinya  user boleh melakukan telnet/rlogin
              dari local host ke host yang sama.  Ini  juga  membolehkan  user
              untuk menjalankan perintah: xterm -e /bin/login.

       o      Sebuah  akhiran  nama  domain  seperti  @.some.dom, artinya user
              boleh melakukan rlogin/telnet dari  host  mana  saja  yang  nama
              domainnya berakhiran @.some.dom

       o      Kisaran  alamat  IPv4,  ditulis  @x.x.x.x/y.y.y.y dimana x.x.x.x
              adalah alamat IP pada notasi desimal biasa  dan  y.y.y.y  adalah
              bitmask  dalam  notasi  yang  sama yang menentukan bit mana pada
              alamat tersebut untuk dibandingkan dengan alamat IP dari  remote
              host.  Contohnya @130.225.16.0/ 255.255.254.0 berarti user boleh
              rlogin/telnet dari host mana saja yang alamat IP-nya berada pada
              kisaran 130.225.16.0 - 130.225.17.255.

       Origin di atas boleh diawali oleh penentuan waktu menurut syntax:

       timespec    ::= ’[’ <day-or-hour> [’:’ <day-or-hour>]* ’]’
       day         ::= ’mon’ | ’tue’ | ’wed’ | ’thu’ | ’fri’ | ’sat’ | ’sun’
       hour        ::= ’0’ | ’1’ | ... | ’23’
       hourspec    ::= <hour> | <hour> ’-’ <hour>
       day-or-hour ::= <day> | <hourspec>

       Contohnya,   origin   [mon:tue:wed:thu:fri:8-17]tty3   berarti  log  in
       diperbolehkan pada hari senin hingga jumat pukul 8:00 dan  17:59  (5:59
       pm)  pada  tty3.   Ini  juga menunjukkan bahwa kisaran jam (seperti 10)
       menandakan waktu berkisar antara 10:00 dan 10:59.

       Jika tidak menentukan waktu untuk tty atau nama  host  berarti  lo  gin
       dari  origin  tersebut  diperbolehkan  untuk  setiap  waktu.  Jika anda
       memberikan awalan waktu, yakinkan untuk menentukan baik  kumpulan  hari
       dan  waktu  yang  agak  dilebihkan.  Penentuan waktu tidak boleh berisi
       spasi.

       Jika tidak ada aturan diberikan maka user  yang  tidak  ditemukan  pada
       /etc/usertty boleh log in dari mana saja.

FILES

       /var/run/utmp
       /var/log/wtmp
       /var/log/lastlog
       /usr/spool/mail/*
       /etc/motd
       /etc/passwd
       /etc/nologin
       /etc/usertty
       .hushlogin

SEE ALSO

       init(8),   getty(8),   mail(1),   passwd(1),   passwd(5),   environ(7),
       shutdown(8)

BUGS

       Linux, tidak seperti sistem operasi draconian, tidak mengecek quota.

       Option tidak resmi pada BSD -r tidak  dapat  digunakan.    Ini  mungkin
       dibutuhkan oleh program